MATERI

A. PENGERTIAN PERAMALAN PENJUALAN


       Peramalan penjualan (sales forecasting) adalah  permintaan langganan yang potensial        untuk suatu waktu tertentu dengan berbagai asumsi. Dengan demikian, peramalan                sangat penting di lakukan oleh si “pengusaha” untuk menjalankan semua perencanaan        di dalam perusahaannya.



         Dengan adanya peramalan penjualan di suatu perusahaan,maka manajemen                   perusahaan tersebut dapat melangkah kedepan dengan lebih pasti. Atas dasar                     peramalan penjualan yang disusun ini manajemen perusahaan akan dapat memperoleh       gambaran tentang keadaan masa depan perusahaan. Gambaran keadaan penjualan           pada waktu yang akan datang ini sangat penting bagi manajemen perusahaan, karena         kebijakan perusahaan akan sangat dipengaruhi oleh besarnya penjualan produk                   perusahaan tersebut.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

B. ANGGARAN PENJUALAN



1.  Pengertian Anggaran Penjualan
     Anggaran penjualan merupakan anggaran yang sangat penting dalam penentuan proyek penjualan      dan penghasilan yang realistis dan pendukung utama dalam menyusun rencana anggaran                      komprehensip perusahaan.

2. Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah:
  1. Mengurangi ketidakpastian dimasa depan
  2. Memasukkan pertimbangan /keputusan manajemen dalam proses perencanaan
  3. Memberikan informasi dalam profit planing control
  4. Untuk mempermudah pengendalian penjualan
3. Fungsi Anggaran Penjualan
     Fungsi dari anggaran penjualan dalam suatu perusahaan dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas kegiatan perusahaan pada umumnya.
  2. Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan mengarahkan setiap pelaksanaan divisi Pemasaran.
  3. Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian
  4. Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi manajemen
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
C. ANGGARAN PRODUK
1. Pengertian Anggaran Produk
    Anggaran produk yaitu perencanaan secara terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan doproduksi selama periode yang akan datang mengenai jenia (kualitas), jumlah (kuantitas), waktu (kapan) produksi akan dilakukan.

2. Tujuan Anggaran Produksi
    - Untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu.
    - Guna untuk menguasai pasar tertentu.
    - Mempertahankan pekerja dan kesempatan kerja yang sudah ada sehingga dapat semakin                     berkembang
   - Agar perusahaan bekerja pada tingkat efisien tertentu.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

D. ANGGARAN BAHAN BAKU


1. Pengertian Anggaran Bahan Baku
    Anggran bahan baku adalah anggaran yang berhubungan dan merencanakan secara sistematis serta
    lebih terperinci tentang penggunaan bahan baku untuk proses selama periode tertentu yang akan
    datang. 
2.  Tujuan Bahan Baku yaitu :
   - Memperkirakan jumlah kebutuhan bahan baku.
   - Memperkirakan jumlah pembelian kebutuhan bahan baku yang diperlukan.
   - Sebagai dasar untuk memperkirakan kebutuhan dana yang diperlukan untuk
     melaksanakan pembelian bahan baku.
   - Sebagai dasar penyusunan produk costing yakni memperkirakan komponen harga pokok pabrik
     karena penggunaan bahan baku dalam proses produksi.
   - Sebagai dasar untuk melaksanakan fungsi pengawasan dalam bahan baku.
3. Fungsi Anggaran Kebutuhan Bahan Baku
          Ada 3 fungsi penting anggaran bahan baku, yaitu :Sebagai dasar untuk menyusun budget
        pembelian bahan mentah, jumlah satuan bahan mentah yang dibeli ditentukan oleh beberapa banyak
        satuan bahan mentah yang dibutuhkan oleh berapa banyak satuan bahan mentah dibutuhkan dalam
        proses produksi.
    1. Sebagai dasar untuk menyusun anggran biaya bahan mentah besarnya biaya bahan mentah ditentukan oleh berapa banyak satuan bahan mentah tersebut dibutuhkan untuk proses produksi.
    2. Sebagai Data dan informasi untuk menyusun anggaran kebutuhan bahan mentah.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
E. Anggaran biaya konversi
  •  Tenaga Kerja Langsung
Tenaga kerja langsung pengertiannya terbatas pada tenaga kerja di pabrik yang secara langsung terlibat pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya produksi atau pada barang yang dihasilkan. Sedangkan tenaga kerja tidak langsung pengertiannya terbatas pada tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya overhead pabrik. Tenaga kerja langsung memiliki sifat :
  • ·       Besar kecilnya biaya untuk tenaga kerja jenis ini berhubungan secara langsungdengan tingkat kegiatan produksi.
  • ·         Biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja jenis ini merupakan biaya variabel.
  • ·   Umumnya dikatakan bahwa tenaga kerja jenis ini merupakan tenaga kerja yang kegiatannya langsung dapat dihubungkan dengan produk akhir (terutama dalam penentuan harga pokok).

Yang dikategorikan sebagai tenaga kerja langsung antara lain adalah para buruh pabrik yang ikut serta dalam kegiatan proses produksi darii bahan mentah sampai berbentuk barang jadi.

  • Beban
Beban adalah berkurangnya nilai aktiva atau bertambahnya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak berhubungan dengan penarikan modal dan pembagian laba kepada penanam modal.
  • Beban Usaha
Beban usaha adalah beban-beban yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan aktivitas usaha pokok perusahaan. Yang termasuk Beban Usaha :
(1)  Harga Pokok Penjualan
(2) Beban Penjualan = gaji pegawai, beban iklan,
(3) Beban Administrasi  = beban perlengkapan kantor, beban penyusutan gedung, beban peralatan kantor.



F. Anggaran Beban Usaha

Beban usaha (operating expenses) adalah beban kegiatan pokok perusahaan yang tidak terjadi dipabrik, selain harga pokok jualan (cost of sales). Beban usaha terdiri dari beban penjualan, bebanadministrasi dan umum.


  • Anggaran Kas
Anggaran Kas merupakan anggaran yang sederhana menunjukkan saldo awal kas, ditambah kas masuk yang diantisipasi lebih, dikurangi pengeluaran kas yang diantisipasi, saldo kas lebih atau kurang maupun yang akan mungkin perlu dipinjam.

  • Anggaran Piutang

Yang dimaksud dengan anggaran hutang adalah anggaran yang disebabkan akibat dari pembelian barang secara kredit dan utang uang. Sedangkan yang dimaksud dengan anggaran piutang adalah anggaran yang direncanakan secara lebih terperinci tentang jumlah piutang perusahaan beserta perubahan-perubahannya dari waktu ke waktu karena perusahaan mengadakan transaksi-transaksi penjualan secara kredit, menunjukan jumlah piutang yang tertagih dan juga sisa piutang yang belum tertagih dari waktu ke waktu.  

  • Anggaran Persediaan

Anggaran persediaan merupakan anggaran yang merencanakan secara terperinci berapa nilai persediaan pada periode yang akan datang. Pada perusahaan manufaktur persediaan yang ada terdiri dari 3 jenis, yakni persediaan material, persediaan barang setengah jadi, persediaan barang jadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar